Kamis, 20 Juli 2017

NENEK NIKAHI PEMUDA 16 TAHUN!



   sumber foto : kompas.com

    NENEK 71 TAHUN NIKAHIN SELAMAT BRONDONG 16 TAHUN! SUDAH GILA APA!

    Satu minggu ini sosial media lagi dihebohkan dengan adanya berita nenek 71 tahun bernama Rohaya binti Kiagus Muhammad Jakfar yang menikah dengan pemuda yang jauh lebih muda darinya. Oke, gue akan memanggil nya nek Rohaya selanjutnya. Nek Rohaya Menikah dengan Selamat anak muda berumur 16 tahun asal Sumatera Selatan pada tanggal 3 Juli 2017.

  Pernikahan mereka berdua pun menjadi trending topic dibeberapa sosial media. Membuat gempar dan penasaran warga Indonesia, yang mau gue bahas, adalah beberapa kolom komentar di salah satu website terkenal Indonesia yang sudah gue screenshoot dibawah, sebut saja mawar.

sumber foto: kompas.com

       See? Two different type of Indonesian people. Btw, itu kok ada slamet yang komen ya?

Senin, 17 Juli 2017

DIBULLY LAGI?!





   Baru aja kemarin gue posting blog tentang rasisme yang pernah gue alami ketika masih sekolah dulu, pagi ini baru masuk kerja dan gue iseng scroll timeline, gak sengaja liat instastory nya kak @putrititian yang bercerita tentang ada nya kasus bullying LAGI di tanah air kita tercinta Indonesia.


 source instagram nya kak @putrititian

Minggu, 16 Juli 2017

JADI RASIS?






Musim kenaikan kelas, pertengahan 2011.

  Pagi buta, mata sayu dan separuh nyawa masih tertinggal di kasur. Gue memaksakan diri bangun, hari itu gue sudah resmi lulus dari SMP. To the next step, SMA errr SMK i mean. Handuk sudah melingkar di leher, aroma seragam baru pun masih sangat menempel di kepala gue saat itu. Sepatu lama yang masih bisa dipakai dan lembaran buku baru yang siap untuk di isi dengan coretan yang berbeda. Hari itu gue siap. Sudah sangat siap.

Kamis, 13 Juli 2017

Its not about what you want, its about what you need.










   Sudah lama sejak terakhir kali gue membuat postingan di blog ini, hampir satu tahun juga gue udah vakum menulis, mungkin jadi orang dewasa sudah menyita waktu gue, atau gue yang menyita waktu itu dari masa-masa remaja gue sendiri, i dont know. And i want to know, why getting old make me dont have much time for me.
   Berawal dari kurang nya gue menyempatkan diri untuk sekadar makan malam dengan mama gue, atau ke hal yang lebih bersifat menyenangkan diri gue sendiri seperti nonton atau bergaul dengan teman-teman, membuat gue sadar. Apakah menjadi tua itu memang harus seperti ini? Menjadi membosankan?

Jumat, 23 Oktober 2015

Aku, Kangen.



"Rumah sumpek! Orang rumah gak ada yang asik! Ceramah mulu!". Kata salah satu kontak di BBM gue malam ini.

  Well, gue sendiri juga pernah merasa "home? Everybody in my house is wrong!". Pernah, dulu, dulu sekali.

  3 tahun lalu, ketika gue masih kelas 2 SMK, gue sering banget berkegiatan diluar rumah. Banyak sekali kegiatan yang gue lakuin, dari latihan basket sampai ngumpul dirumah temen yang membuat gue lupa waktu.

Rabu, 22 Juli 2015

When Life is Too Hard




    SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI CEMUAH!!! *SUNGKEMANSATUSATU* *MANTANJUGA* *TETEUP*

     Kenapa judul postingan gue kali ini judul nya When Life Is Too Hard?

    Jadi begini, sore tadi sepulang kerja gue mampir sebentar ke alun-alun kota. Beli satu kaleng cola dan sebungkus rokok. Niat awal sih Cuma buat liat-liat suasana sore di alun-alun ini. Tapi, lama kelamaan gue baru sadar, banyak orang yang berkegiatan di alun-alun ini. Lebih tepat nya dan kebanyakan nya sih, mencari nafkah di alun-alun ini.

   Motor gue parkirin di dekat kantor satpam, gue taruh helm. Dan mencari tempat buat duduk-duduk unyu sekitaran sini. Enggak jauh, ada kursi panjang kosong, langsung aja gue isi. Gue mah gitu orang nya, enggak bisa ngeliat yang kosong, langsung mau ngisi, nama nya juga usaha.

Senin, 06 Juli 2015

Cerita Tentang Berjuang



   Karena kebanyakan postingan blog ini bicara masalah hati, kali ini gue akan bahas lagi masalah hati, lagi. LAGI.

  Pernah mengalami yang nama nya berjuang? Bukan, bukan berjuang bawa-bawa bambu runcing sambil teriak-teriak merdeka, bukan. Ini berjuang tentang hati. Berjuang mendapatkan pengakuan dari si dia. Si empunya diri yang sudah berhasil menjajah hati kita, dan kita harus berjuang, untuk mendapatkan kemerdekaan atas perasaan itu, apakah bisa merdeka? Atau selama nya terjajah?

   Banyak cerita yang sudah gue dengar dari orang-orang yang pernah berjuang. Ada yang berakhir dengan tawa karena dia berhasil mendapatkan pengakuan dari doi. Ada juga yang sampai sekarang masih mengejar dan selalu berjuang, tanpa ada kepastian. Dan perlahan pertanya’an itu mulai muncul.

Kamis, 11 Juni 2015

Cara Mengatasi Galau Versi Gue





    Kemarin, ada orang yang nanya ke gue, “ Bang, cara menghilangkan galau itu gimana?” pake emot sedih nya anak-anak gaul. :’

   Galau, semua orang pasti pernah ngerasa’in galau. Enggak tergantung umur, jabatan, atau kalangan. Semua pernah ngerasain yang nama nya GALAU.

   Pertama, gue mau sedikit sharing pendapat gue. Apasih galau itu?

  Galau itu menurut gue, ketika kita merasakan ada sesuatu yang salah dalam hidup kita. Ketika kita merasakan ada yang kurang dalam hidup kita, dan kita memilih untuk meratapi nya. Kebanyakan sih masalah percintaan, tapi juga banyak kok yang galau gara-gara urusan pekerja’an, pendidikan nya yang bikin pusing tujuh keliling senayan.

   Di postingan kali ini, gue akan menceritakan usaha gue untuk lolos dari yang nama nya galau, atau mencoba melewati masa-masa galau dalam hal percinta’an. Kenapa percinta’an? Karena cinta selalu benar. #APEU

Selasa, 12 Mei 2015

Di Jogjakarta, Kami Bersaudara.


 
      Apa sih definisi sahabat menurut kalian? Seorang teman baik yang rela berkorban untuk kalian? Atau seseorang yang selalu ada di saat kalian butuhkan?

     Kali ini, gue akan bercerita tentang bagaimana gue menemukan orang-orang yang sangat pantas gue sebut sebagai sahabat, bahkan saudara. Orang-orang yang membuat gue sangat menghargai apa arti dari sebuah persahabatan. Arti sebuah pertemanan.


  3 Agustus 2012.

    Berawal di sekolah gue, SMKN 1 Martapura. Kala itu, pihak sekolah akan mengadakan kegiatan PKL bagi anak-anak kelas 11 yang memang sudah dijadwalkan akan mulai dilaksanakan pada tanggal 1 September 2012 sampai 2 Bulan kedepan.

    “gimana? Udah ketemu tempat magang yang cocok? Son?” tanya gue, disela jam pelajaran di kelas.

   “emmmmh, udah sih, tapi masih ragu, aku mau di Jogja PKL nya” jawab Welson.

   Iya, Sekolah gue memang juga memberikan pilihan untuk para siswa-siswi nya yang mau dan ingin melaksanakan PKL di kota Jogjakarta. Gue? Tentu saja mau. Sangat malah. Kendala nya cuma satu. Gue juga masih ragu, seperti Welson juga. Apakah disana akan lebih menarik daripada disini? Apakah Ilmu disana lebih banyak daripada disini?

Senin, 30 Maret 2015

Selingkuh


 sumber foto: data.tribunnews.com di edit dikit hehe

   Senin malam, menurut legenda, Senin malam adalah malam dimana setelah pagi nya para pecinta hari libur terpaksa bangun di pagi senin nya dengan mata berkantung dan memaksakan diri untuk melakukan kegiatan sehari-hari seperti bekerja, sekolah, atau memikirkan dia. Yang ketiga kayak nya sih tiap hari deh. Hehe.

    Oke, Selingkuh. Ada yang pernah selingkuh sebelum nya? Gimana sih rasa nya selingkuh itu? Senang? Atau sedih? Kayak nya semua rasa terjadi kalau kita melakukan sesuatu yang diberi nama selingkuh deh menurut gue.

   Sama seperti jatuh cinta. Selingkuh itu juga bisa bikin kita bego. Ketika jatuh cinta kita jadi manusia bego, yang enggak memikirkan apa lagi ketika jatuh cinta melanda. Ketika selingkuh, semua juga terasa benar. Sama kan? Ketika lo jatuh cinta pada seseorang, pasti lo selalu memandang benar semua yang ada pada diri si do’i. Ketika selingkuh, itu juga berlaku. Buat selingkuhan lo.

Sabtu, 28 Maret 2015

Disebuah Kedai Ramen





   Wasap eperibodeh!!! Malam minggu lagi? Tenang malam ini bukan malam minggu kok. Ini sabtu malam, jadi buat kaum kita, bisa bernapas lega dengan laptop dan file-file film yang sudah siap menemani sabtu malam kita, horeeee~

   Kemarin malam, kebetulan gue lagi makan disuatu tempat dengan teman kerja gue. Sebut saja nama nya tukirman. Gue mesan makan, dia juga. Enggak berapa lama, yang tadi awal nya tempat ini sepi, mulai berdatangan para couple-couple kota gue. Mereka berpasangan, satu dan yang lain bergandengan tangan.

   Ada 3 pasangan yang gue liat waktu itu. Dua pasangan duduk di depan gue, dan satu lain nya memilih duduk dipojokan. Mungkin malu kalau mau suap-suapan keliatan orang banyak.

Kamis, 19 Maret 2015

Demam Batu Akik



     INDONESIYAHHHHH…

     Setelah demam sakit nya tuh disini, dan disitu kadang saya merasa sedih, beberapa minggu terakhir INDONESIYAHHH kembali mengalami demam. Bukan demam badan panas atau badan menggigil. Kali ini, INDONESIYAHHH mengalami Demam Batu Akik.

    Dari tua sampai muda, dari anak SD sampai kuliah. Dari yang masih napas sampai udah dalam kubur juga ikutan Demam Batu Akik.

   Sebenar nya apa sih yang bikin Batu lagi booming banget sekarang? Perasaan dari dulu Batu udah ada deh, kok booming nya baru sekarang?

Senin, 09 Maret 2015

Saat Hujan, Dan Harus Terus Berjalan




diatas adalah foto nenek itu yang sempat gue ambil.

  Beberapa bulan lalu, di depan tempat kerja. Sore itu hujan sedang turun dengan lebat nya. Dan kebetulan, gue sedang duduk santai di depan kerja’an. menikmati hujan dengan sebatang rokok yang terasa lebih nikmat bercampur aroma hujan.

    Enggak berapa lama setelah itu, mata gue tertuju ke arah jalan di depan kerja’an. ada seorang wanita samar, sedang berjalan menerobos lebat nya hujan. Pikir gue pertama, dia adalah wanita umuran 30’an, karena lebat nya hujan membuat jarak pandang gue kurang jelas, karena penasaran, gue pun berdiri dan mengamati lebih dekat. betapa kaget nya gue, ternyata wanita itu adalah seorang nenek-nenek berumur sekitar 60-an.

Selasa, 03 Maret 2015

Aroma Kopi Itu






    Minggu siang,di sebuah café di tengah kota Banjarmasin.

       Deru suara mobil dan motor yang saling beradu, hembusan angin berhembus pelan, sudah tidak lagi terasa sejuk nya, menahan Riska di bangku café sejak pukul sebelas siang tadi. secangkir latte hangat dan sepiring kentang goreng menemani nya. disekeliling, banyak juga pelanggan lain nya, yang kebanyakan juga seumuran dengan Riska. Ada juga beberapa yang memakai pakaian dinas, memang, sekarang adalah jam istirahat untuk para pagawai dinas pada umum nya.

    Remaja yang baru saja lulus dari Sekolah Menengah Atas ini terlihat manis hari itu, memakai baju kaos oblong berwarna putih dengan corak paris di depan nya, kaca mata frame kecil yang membuat mata sipit nya semakin menarik untuk dipandangi lebih lama lagi. di kaki nya, terpasang mantap sepasang converse yang sudah agak usang, ditambah lagi celana jeans selutut berwarna hitam, ”ah,memang.dia selalu cantik”, kata Dimas, seseorang yang sudah menaruh hati pada nya sejak pertama kali Riska memesan latte yang sama di café ini. dan tepat disamping nya ada Dimas, yang waktu itu adalah Kakak kelas Riska, atau lebih tepat nya bekas kakak kelas Riska.

    Pertengahan Juli 2 Tahun lalu, memasuki Tahun ajaran baru, SMAN 1 Banjarmasin.

     Aroma cat dari dinding-dinding kelas yang baru di renovasi menerobos masuk ke dalam hidung, sangat pekat, memaksa beberapa murid baru, menahan aroma ini, ada juga beberapa yang menutup hidung.

  Dari pukul 7 pagi tadi, mereka sengaja dikumpulkan di lapangan untuk menghadiri acara pembuka’an MOS hari pertama disekolah itu. Beberapa murid baru, ada yang tidak hadir karena banyak murid baru adalah pindahan dari luar Kalimantan, seperti Riska.

Minggu, 01 Maret 2015

Move On




   Ehehehe…

   Ehehehehe…

   EHEHEHEHE…

   He.

      Move On, jeng jeng jeng. Kalian sudah move on? Belum? Hahahahahaha, sama. Saya juga. Ehm.

    Kenapa move on itu susah ya? Tiap malam kepikiran si do’i, pas ada waktu luang, eh do’i lagi yang dipikirin, pas lagi boker sambil bawa HP, tetep, scroll sosmed do’i. aduh, disitu kadang megatron pucing.

   Kebanyakan alasan seseorang belum bisa move on itu karena kebelet sayang banget sama do’i. pas putus, si do’i udah jadian sama orang lain, nah kita nya yang Cuma bisa liat dia posting-posting keseharian nya sama piaraan baru nya di sosmed, kan kampret.

Minggu, 02 November 2014

Terlalu Lama Sendiri





   Ada yang sudah lama enggak punya pasangan? Tenang, gue juga baru-baru ini putus, dan sekarang lebih suka dikamar, duduk didepan laptop, atau meluangkan waktu buat diri sendiri. Sendiri itu enggak terlalu menyedihkan kok, kalau kita menikmati nya.

  “ CIYE JOMBLOOOO “, kata mereka yang punya pasangan, emang ada yang salah?

  Jadi seorang jomblo di Indonesia emang gak begitu enak. Jomblo di Indonesia adalah sama dengan " lo orang cupu ", WHAT? Asal kalian tau, di Negara berkembang seperti Jepang, Amerika, dan Perancis, orang-orang yang belum memiliki pasangan sangat dihargai, Indonesia? Kayak nya enggak perlu dijelasin lagi ya.

Rabu, 15 Oktober 2014

Cahaya Akan Selalu Ada







 Halo, lama enggak buat postingan, setelah baru liat-liat twitter, gue baru aja liat ada lomba Blog yang diadakan sama PLN Indonesia. Langsung deh ikutan.

   Satu kata yang mungkin enggak terelakan lagi bila di kota asal gue Martapura, bila orang-orang mendengar kata “PLN”, pasti enggak jauh-jauh dari Padam Listrik, kenapa? Karena di kota gue sering banget mengalami pemadaman listrik setempat, biasa nya sih bisa sampai satu jam atau pernah dahulu, hampir sampai 8 jam perhari.

   Emang sih, kita juga harus memaklumi itu, mungkin aja ada kerusakan atau kesalahan yang membuat tindakan pemadaman listrik harus dilakukan. Tapi, buat masyarakat awam kan yang mereka tau mereka membayar sesuai tagihan bulanan, dan mereka mau nya listrik selalu ada, bukan begitu?

   Pemadaman listrik juga berpengaruh banget buat usaha menengah ke bawah, di kota gue Martapura yang sedang berkembang, dan banyak usaha rumahan yang sedang berjalan, pasti akan merasa imbas dari pemadaman listrik. seperti terganggu nya proses produksi dan penambahan biaya untuk membeli genset dan belum lagi bahan bakar yang digunakan. Akan menambah biaya produksi yang akhir nya juga akan mempengaruhi omset dan lebih parah nya lagi, banyak musibah kebakaran yang disebabkan oleh Pemadaman Listrik. Contoh kejadian nya, sering terjadi di Martapura kebakaran yang disebabkan arus listrik, bukan kah itu bisa membuat kerugian harta bahkan nyawa?

Sabtu, 20 September 2014

LDR?



    Putus? Biasa. Diselingkuhin? Biasa. Putus gara-gara selingkuhan diputusin selingkuhan nya? Itu luar biasa.

   Gue lagi dalam suasana mendung, dalam minggu ini, ada dua orang yang gue kenal, pergi dari hidup gue. Yang pertama, Om terbaik yang pernah ada. Dia meninggal karena penyakit diabetes. Dan kedua, orang yang awal nya gue pikir akan baik-baik aja kedepan nya sama gue. Dan, buat kesekian kali nya gue salah. Jarak, waktu, dan tempat. 3 komponen penting dalam satu hubungan. Bila salah satu nya aja hilang, kayak nya bakal susah bikin hubungan itu langgeng, gue contoh nya.

   LDR, atau Long Distance Relationship, atau hubungan jarak jauh adalah kondisi dimana lo jadian, atau pacaran, atau bisa juga selingkuh, sama orang, lawan jenis tentu nya. Dan, hubungan lo itu dipisahkan jarak, waktu, atau tempat. Contoh nya, lo jadian sama cewek Papua, sedangkan lo sendiri di Aceh. Nah, itu LDR nama nya.

   Sekarang, emang lagi trend sih, LDR'an, kalo nggak percaya, search deh diyutup, " long distance relationship ", isi nya pasti kumpulan video tentang sepasang kekasih yang dipisahkan benua, pulau, abad, zaman.

    TAPI, itu cuma yang LDR'an nya sukses, yang gak sukses? Ya gak bakal muncul dan dipublish lah. Masa ada orang yang mau publish video dokumentasi dia ketemu sama pacar LDR nya, dan pas ketemu ternyata cewek nya punya kaki empat. Gak kan?

    Yang pernah LDR'an pun, pasti pernah  ngerasain momen "mau ketemu, tapi jauh". Pasti. Solusi dari masalah ini? Cuma : satu, ketemuan. Solusi kedua, video call, solusi ketiga kirim-kirim foto apa yang sedang lo lakuin. Tapi, bila ternyata pacar lo tinggal dimasa lampau, lo bisa kirim-kirim foto via kantor pos. Foto nya hitam-putih, supaya berasa kesan pacaran beda zaman nya.

    Gak dipungkiri juga. Bagi pasangan LDR'an itu yang paling bikin mau garuk-garuk lantai adalah ketika ngeliat temen jalan-jalan sama pacar nya. Ketika ditanya "gak jalan? Kan malam minggu?", jawaban yang keluar dari pasangan LDR adalah, "nggak, mau telponan aja di rumah, kan pacar ku jauh." You know? Itu artinya dia mau ketemu. Dan pasti juga bakal ada dialog kayak, "kapan ketemu ya?." Kata si cewek lewat sms, dibales sama cowok nya, " sabar ya, ntar pasti ada saat nya kok kita bisa ketemu." Pake emot senyum. Eh, dibales lagi sama cewek nya, " iya, gak papa kok sayang." Pake emot senyum juga, padahal cuma 2 kata aja yang mau dibilang si cewek sama si cowok. Gak peka.

   Tapi, gue juga gak menyalahkan status LDR. Asalkan para pelaku nya, tau cara, dan aturan main jadi seorang LDR itu kayak gimana. Kalo mau hubungan itu tahan lama, meski LDR, kita bisa kok bikin sesuatu yang bakal bikin momen yang lebih baik dari sekadar, ketemu-jalan-makan-kenyang-pulang. Atau, ketemu-jalan-pesen tiket bioskop-nonton-selese nonton-pulang. Sebulan lo ngelakuin hal itu berkelanjutan, gue yakin,  mas-mas sampai mbak-mbak twenty wan bakalan masukin nama kalian ke penonton vip.

   salah satu cara langgeng buat LDR'an. Adalah, webcam, atau video call. Bukan video call kayak "lagi apa" "makan dulu gih" atau, "udah ngantuk belum"?. Basi. Lo bisa aja ceritain tentang kegiatan apa aja yang lo lakuin hari ini, dari hal paling kecil. Dan gue rasa, itu juga bisa numbuhin rasa saling percaya juga. Dan satu lagi, momen ngeliat pacar LDR LO, tidur karena kecapean, dan lo liat dia perlahan menutup mata dibalik lensa kamera, meski sederhana, bisa bikin bahagia kan? Bahagia gak perlu yang terlalu indah kok. Bahagia bisa muncul dari hal kecil, yang dilakukan oleh orang yang berarti buat lo. Bukan dari hasil nya, tapi dari usaha nya. Benar?

   Oke, silakan aja mikir-mikir dulu. LDR bukan berarti nggak bisa bahagia, tapi gak sedikit juga yang gak bisa menjaga, lalu memilih pergi dengan tiba-tiba. Tapi, yang dekat aja bisa putus, apa lagi yang LDR? Sereuuum deh~ bye~

Selasa, 09 September 2014

Yang Pasti Emang Bikin Hepi



   Di posting kali ini gue akan bahas soal menunggu, ya, menunggu seseorang, atau menunggu moment yang sudah direncanakan. Dan pasti saja, hal atau orang yAng ditunggu itu pasti spesial atau punya kesan atau juga akan membuat kesan yang spesial. Mungkin.

   Dari beberapa orang teman yang sering cerita masalah pribadi nya sama gue, enggak satu dua orang yang membahas, kalo dia sedang menunggu seseorang. Ada yang menunggu dalam hitungan minggu, bulan, bahkan sampai tahunan.

   Gue, sebenar nya juga pernah menunggu, banyak. Contoh nya aja, beberapa bulan sebelum ini gue lagi nunggu seseorang, satu tahun bukan waktu yang sebentar buat nunggu orang yang kita sayang, lagi sayang-sayangan sama monyet baru nya. Sakit? Pasti. Membosankan? Iya. Senang? Bullshit. Gak ada orang yang akan bahagia menunggu orang yang dia sayang lagi sama orang lain, kalo ada, mungkin dia lahir di surga, bukan di dunia.

Rabu, 30 Juli 2014

Tumbuh Tua








   Postingan pertama gue setelah ganti template baru nih, mungkin warna template sekarang lebih seger aja, biru-biru sama cartoon gitu.

   Oke, dipostingan ini gue bakal bahas tentang gue sendiri, yang semakin hari, semakin bertambah umur, bertambah kegiatan, hingga hampir enggak ada waktu buat diri sendiri atau buat nyokap gue.

   Beberapa waktu lalu, nyokap sakit dan harus dirawat inap, dan disaat itu juga gue masih dalam jam kerja. Sekitar pukul 7 malam, gue izin buat pulang cepet karena ditelponin sama pembantu gue dirumah, takut kenapa-kenapa. Soal nya enggak sekali ini doang nyokap tiba-tiba drop.